Informasi Seputar Strategi Bisnis Dan Peluang Usaha

Minggu, 11 Desember 2016

Cara Budidaya Kroto Hasil Maksimal

Cara Budidaya Kroto Hasil Maksimal - Budidaya Kroto atau yang biasa disebut dengan semut rangrang merupakan sebuah peluang usaha yang cukup menjanjikan dewasa ini. Seiring banyaknnya permintaan yang ada di pasaran karena semakin menjamurnya para pembudidaya burung yang menjadikan kroto sebagai salah satu menu makann yang "wajib" untuk burung peliharaan . Hal tersebut dapat menjadi acuan bahwa budidaya kroto merupakan sektor yang cukup menjanjikan , ditambah lagi untuk saat ini masih tergolong sedikit orang yang menekuni budidaya kroto . Jika kita melihat di toko penjual makanan burung , seringkali kita melihat kroto yang didapat merupakan hasil berburu bukan dari budidaya. Berdasarkan hal tersebut, tidak ada salahnya kita mencoba untuk terjun dalam usaha budidaya kroto ini.


Jika melihat harga dipasaran saat ini kroto atau yang biasa disebut telur kroto dipatok dengan harga Rp 250.000 / kg , harga yang sangat 'wah" untuk sekedar makanan untuk burung. Tentu saja sangat menggiurkan untuk para pembudidaya kroto.  

Nah, bagi anda yang ingin mencoba untuk terjun dalam bisnis ini , ada beberapa tips dan trik yang akan coba kami uraikan untuk anda, mulai dari modal,persiapan maupun teknis budidaya nya akan kita ulas dengan lengkap dalam artikel dibawah ini .

Analisi Modal Awal Budidaya Kroto

Asumsi Awal 
  • Untuk mengawali  jumlah induk yang kita persiapakan sejumlah 200 sarang per koloni
  • Dalam periode awal , persiapan ini membutuhkan waktu sekitar 2 bulan yang nantinya akan menghasilkan empat kali lipat yaitu berkisar 800 sarang. 
  • Dengan Asumsi ruang yang dibutuhkan untuk 200 sarang yaitu diperlukan ruang seluas 4          meter persegi. 


Investasi yang dibutuhkan :

  • Kandang Ternak berjumlah 2 buah yang harga persatuannya Rp. 250.000 x 2 = Rp. 500.000
  • Tempat Sarang berupa toples sebanyak 200 buah yang harga persatuannya Rp. 3000 x 200 =  Rp. 600.000
  •  Perlengkapan dan peralatan kandang dengan harga persatuannya Rp 2.000 x 40 = Rp 80.000

Catatan : Modal diatas merupakan modal pokok untuk memulai bisnis budidaya ini yang artinya anda hanya mengeluarkan biaya satu kali saja dan tidak membutuhkan untuk produksi berikutnya ) . 

Perhitungan Biaya Produksi setiap bulan 

Ongkos produksi  kita asumsikan menggunakan dana untuk pakan dan cairan manis sekitar Rp. 400. 000/ bulan

Perhitungan Pendapatan 

Untuk satu sarang kroto dapat memproduksi sekitar 1 ons kroto . ( Harga kroto Rp. 250.000 per kilo 

  •     Perhitungan Keseluruhan Kroto = 1 Ons x 800 sarang = 800 ons = 80 Kg
  •     Perhitungan Keseluruhan pendapatan usaha = 80 Kg x Rp. 200. 000 =Rp. 16. 000. 000.


Hasil yang didapat diatas didapat sepanjang waktu dua bulan sehingga dapat kita kalkulasikan bahwa dalam satu bulan omzet yang kita peroleh yaitu sekitar Rp. 8.000.000 yang dipotong biaya produksi setiap bulan yaitu Rp 200.000 menadi Rp 7.800.000 . Sangat menjanjikan .

Cara Budidaya Kroto Hasil Maksimal 

Setelah kita menghitung modal awal serta kalkulasi pendapatan yang dapat kita perloeh , kini saatnnya kami bagikan panduan untuk memulai budidaya kroto untuk hasil yang maksimal. 

 Persiapan Bibit Kroto

Mengenal Jenis-Jenis Semut Rangrang

Ratu semut

Ratu semut rangrang adalah salah satu anggota dari semut rangrang yang bertugas menghasilkan telur dalam proses perkembangbakkan pada koloni. Hal ini menjadikan ratu semut faktor terpenting dalam cara budidaya kroto.

Adapun perbedaan antara semut ratu dan semut pekerja dapat dilihat pada waktu pemberian pakan ketika masih menjadi larva. Hal ini juga digunakan para semut dewasa untuk mendistribusikan makanan pada semut dewasa lainnya.

Ciri-Ciri Semut Ratu : 

  • Memiliki warna merah kehijau-hijauan, sedangkan semut lainnya berwarna kemerah-merahan.
  • Memiliki ukuran tubuhnya 10 kali lebih besar dari semut rangrang.
  • Pada Bagian ekor, lebih besar dan menandakan bahwa itu berisikan telur yang siap dikeluarkan.
  • Ratu semut dalam satu koloni akan dilindungi dengan ketat oleh semut prajurit atau semut penjaga dari hal yang dapat mengancam . 

Ciri Semut Jantan

Fungsi Semut rangrang jantan merupakan pelengkap dalam budidaya krotoyang bertugas membuahi  semut ratu . 

Ciri-ciri :

  •     Memiliki Ukuran yang lebih kecil dari ratu semut.
  •     Memiliki siklus hidup yang sangat singkat, yaitu sekitar 1 minggu.


Semut Pekerja

  • Semut pekerja merupakan semut yang memiliki tugas seperti menjaga kebersihan, pembangunan, membuat ventilasi, memproduksi dan kebutuhan-kebutuhan hidup lainnya. Semut pekerja dapat disebut juga dengan semut betina yang mandul.

Ciri-ciri semut pekerja seperti :

  •     Terdapat rahang yang relatif besar.

    Tidak memiliki sayap dan tubuhnya jauh lebih kecil dari semut ratu.

Semut Prajurit

  • Semut prajurit memiliki tanggung jawab untuk melindungi koloninya, berburu, dan mencari tempat baru untuk membangun sarang mereka.


Semut prajurit merupakan anggota yang paling banyak jumlahnya dalam koloni, menjaga sarang dari serangan atau ancaman.

Ciri-cirinya adalah :

  •  Memiliki sifat yang agresif.
  • Badan kelihatan kekar (sangat mencolok pada bagian perut dan pantat yang berwarna coklat, merah kehitaman).
  •  Antenna terlihat sedikit pendek dan besar.

Persiapan Bibit Kroto

  • Untuk mengawali budidaya kroto, persiapan bibit adalah yang paling utama. Sebab dari bibit inilah yang akan menentukan seberapa banyak hasil kroto yang di panen. Umumnya, hasil kroto lebih banyak jika bibit semut rangrang diperoleh dari alam bebas. Meskipun sebenarnya bibit juga dapat diperoleh dari peternak lain.
  • Keunggulan dari semut rangrang alam bebas adalah cenderung menyukai segala jenis makanan. Sedangkan semut rangrang ternak pilih-pilih makanan. Sehingga asupan makanannya terbatas, akibatnya reproduksi berkurang. Jadi usahakan menangkap bibitan semut rangrang dari alam bebas.
  • Cari saja di sekitar rumah, biasanya sarangnya ada pada pohon mangga, mahoni atau talok.
  • Ambil sarangnya secara hati-hati, potong batang daunnya jangan sampai merusak sarangnya.
  • Tempatkan sementara di dalam wadah terbuka, tujuannya agar semut rangrang dalam sarang tidak stress dan kabur.

Jika tidak menemukan bibit semut rangrang liar, beli saja pada peternak lainnya. Kisaran harga per sarang botol satu liter antara 150-200 ribu. Biasanya dijual setelah di panen atau ada juga yang dijual ketika siap panen. Tergantung kesepakatan antara pembeli dan peternak.


Pembuatan Sarang Toples untuk Medium Budidaya Kroto
  • Setelah bibit semut rangrang diperoleh, maka selanjutnya adalah tahap pembuatan sarang. Sarang yang akan kita gunakan sebagai medium beternak adalah toples. Gunakan toples plastik yang berukuran sedang dan memiliki lubang tutup yang besar supaya mudah saat pemanenannya. Namun sebelum diisi semut rangrang, ada beberapa hal yang perlu dilakukan pada toples tersebut.
  • Ambil toples yang akan digunakan sebagai sarang ternakan. Lubangi bagian bawahnya dengan ukuran diameter lubang antara 5-7 cm. Selanjutnya tutup kembali lubang tersebut dengan lakban sehingga tertutup rapat.
  • Setelah itu masukkan bibit beserta sarang yang sudah kamu dapatkan sebelumnya. Kemudian tutup toples supaya semut rangrang tidak keluar.
  • Siapkan nampan datar, kemudian isi dengan air sampai setengah dari tinggi nampan. Letakkan bata di tengah-tengah nampan, kemudian taruh toples di atas bata. Pemberian nampan berair agar semut rangrang tidak kabur keluar dan makanan tidak dimakan semut hitam.
  • Jika sarang ternakan lebih dari satu toples, sebaiknya buatkan rak-rak terbuka sebagai tempat penyimpanan sarang-sarang toples tersebut.
  • Jangan lupa letakkan nampan berisi air pada bagian kaki rak dengan tujuan sama.

Pemberian Pakan dan Perawatan dalam Budidaya Kroto
  • Setelah semua persiapan selesai, maka tinggal persiapan makanan untuk krotonya saja. Makanan untuk semut rangrang diberikan dua hari sekali atau setelah pakan habis. Umumnya, pakan semut rangrang adalah serangga yang sudah mati. Jad berikan saja belalang, kecoa, ulat, jangkrik atau belatung mati.
  • Sebenarnya itu saja sudah amat cukup, namun untuk hasil yang maksimal, tambahkan nutrisi berupa larutan gula atau madu. Letakkan makanan dan larutan gula madu tersebut di luar toples. Khusus untuk larutannya sebaiknya sediakan di dalam wadah datar, supaya tidak mengotori areal di sekitar sarang.
  • Sedangkan untuk perawatannya, sebenarnya cuku mudah. Bahkan jika kita unya kesibukan lain, maka budidaya kroto tidak akan mengganggu. 
Hal yang menjadi catatan selama pemeliharaan . 

  • Hindarkan sarang ternakan dari predator-predator. Caranya dengan menaruh nampan air pada bagian dasar kaki rak atau toples. Bila perlu berikan kapur semut pada bagain kaki rak. Hindarkan juga sarang dari jangkauan cicak dan tokek.
  • Letakkan rak atau sarang ternakan pada ruangan yang berfentilasi dan bersirkulasi udara yang baik. Sehigga suhu ruangan yang pengap tidak membuat semut rangrang kabur.
  • Hindarkan sarang ternakan dari air hujan. Jadi jika sarang berada di luar ruangan, pastikan ada atap yang melindungi sarang dari air hujan.


Pemanenan Kroto

  • Pemanenan kroto yang optimal dapat dilakukan setelah sarang ternakan menghasilkan jumlah kroto yang satabil. Umumnya setelah sarang ternakan berusia antara 4-6 bulan setelah dibuat. Jika sebelum masuk bulan tersebut sudah terlihat stabil, ada baiknya jangan dipanen dulu. Biarkan agar koloni bertambah banyak sehingga hasil panen kroto makin banyak dan stabil.
  • Jika sudah mencapai usia panen dan juga tingkat kestabilan, kroto siap di panen. Umumnya, setelah masa panen pertama, panen selanjutnya dapat dilakukan setiap 15-20 hari berikutnya. Begitu seterusnya sesuai dengan daur reproduksi semut rangrang. Nah, saat memanennya, lakukan cara di bawah ini supaya mudah dan aman.
  • Siapkan wadah berupa nampan datar. Buka tutup toples lalu tuangkan isi di dalamnya seluruhnya.
  • Pisahkan kroto dari semur rangrang dengan cepat. Pakai sarung tangan karet agar terhindar dari gigitan.
  • Masukkan kembali semut rangrang yang ada dalam sarang pada toples ternakan. Tidak perlu susah-susah, angkat nampannya dan tuangkan saja semut rangrangnya.
  • Tutup kembali toples dengan rapat dan letakkan pada rak penyimpanan sarang ternakan.
  • Setiap satu sarang ternakan umumnya menghasilkan kroto sebanyak 1-2 ons. Jadi tinggal kalikan saja dengan jumlah sarang ternakan yang kita miliki.
Demikianlah uraian lengkap tentang Cara Budidaya Kroto Hasil Maksimal . Semoga bermanfaat . 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Cara Budidaya Kroto Hasil Maksimal

0 komentar:

Poskan Komentar